Langsung ke konten utama

2 DOMAIN 1 HOSTING


Cara Menambahkan Domain di cPanel

 

Pada tutorial ini kami akan mengulas cara menambahkan domain di cPanel. Hal ini penting dipelajari, terutama jika Anda memiliki lebih dari satu domain dan ingin menambahkannya ke dalam cPanel hosting Anda. Caranya cukup mudah dilakukan, berbekal fitur Addon Domains pada cPanel.

Apa yang Anda Butuhkan?

Sebelum Anda memulai langkah pertama pada tutorial ini, pastikan bahwa Anda:

  • Memiliki akses ke cPanel di akun hosting Anda

Langkah 1: Temukan Fitur Addon Domains

Silakan login ke cPanel Anda dan ikuti langkah di bawah ini.

1. Pilih menu search yang ada pada bagian atas halaman cPanel seperti yang terlihat pada gambar di bawah ini.

2. Masukkan kata kunci Addon pada kolom pencarian dan klik menu Addon Domains yang tampil pada kolom Domains.

Langkah 2: Cara Menambahkan Domain di cPanel Menggunakan Fitur Addon Domains

Setelah membuka fitur Addon Domains, Anda akan melihat tampil halaman utama Addon Domains. Silakan perhatikan penjelasan serta gambar di bawah ini berkenaan dengan data yang harus Anda masukkan.

1. Pada kolom pertama, silakan masukkan nama domain yang ingin Anda tambahkan. Dalam contoh ini kami memasukkan domainanda.com.

2. PENTING – Pada kolom kedua, cPanel akan otomatis menambahkan Subdomain. Jika Anda hanya ingin menambahkan satu domain misalnya domainanda.com, kolom tersebut dapat Anda biarkan terisi otomatis. Akan tetapi, jika Anda memiliki lebih dari satu domain dengan nama yang sama namun berekstensi berbeda misalnya domainanda.com dan domainanda.net, disarankan untuk mengganti nama berbeda pada kolom Subdomain tersebut, misal domainandadua.

3. Kolom ketiga akan terisi otomatis, ini adalah path dari file domain yang ditambahkan. Pada contoh ini akan terlihat seperti: public_html/domainanda.com. Ini berarti file dari domain yang ditambahkan tersimpan pada folder public_html > domainanda.com. Anda dapat mengubah path jika diinginkan, tapi kami sarankan untuk membiarknnya seperti itu.

4. Pilihan ini adalah optional. Ini akan membuat akun FTP tambahan untuk domain yang dimasukkan pada fitur addon tersebut. Jika Anda akan mengelola semua domain sendiri, silakan untuk tidak mencentangnya. Tapi jika domain yang ditambahkan tersebut akan dikelola oleh orang lain atau klien, silakan beri tanda centang. Hal ini dilakukan untuk membuat akun FTP terpisah sehingga klien Anda hanya dapat mengakses file sesuai dengan domain yang ditambahan tersebut.

Penting – Jika Anda mencentang pilihan Create an FTP account associated with this Addon Domain, akan tampil kolom yang perlu Anda isi.

Pada kolom tersebut Anda dapat memasukkan username dan password dari akun FTP yang ingin Anda buat. Untuk mendapatkan password Anda bisa menggunakan fitur Password Generator dengan menekan tombol Generate Password.

Fitur ini akan membuat password yang cukup aman untuk akun FTP dari addon domain. Anda juga dapat menggunakan Advanced Options untuk pilihan lanjutan.

Silakan simpan password di tempat yang aman. Setelah itu, silakan centang I have copied this password in a safe place dan klik tombol Use Password.

Melalui cara ini, sistem akan secara otomatis membuat password baru pada kolom FTP password.

Langkah 3: Atur Addon domain

Apabila sudah memasukkan semua informasi yang Anda perlukan, silakan klik tombol Add Domain. Anda perlu menunggu beberapa menit sampai semua folder yang diperlukan berhasil dibuat dan proses pengaturan lain telah selesai. Setelah semuanya selesai, Anda akan melihat tampilan seperti gambar di bawah ini.

Pada langkah ini Anda telah berhasil cara menambahkan domain di cPanel. Sehingga saat ini Anda sudah dapat mengupload file website ke dalam subfolder baru dari addon domain (pada contoh ini ke dalam public_html/domainanda.com).

Sekarang Anda sudah berhasil membuat sebuah addon domain, Anda dapat melihatnya pada bagian Modify Addon Domain di bawah Addon Domains.

Terdapat beberapa pilihan yang dapat Anda gunakan:

  • Addon Domains – Semua addon domain yang telah Anda tambahkan dapat dilihat pada kolom ini.
  • Document Root – Subfolder dari addon domain. Jika Anda klik link subfolder, Anda akan diarahkan ke File Manager dari cPanel.
  • Subdomain – Subdomain yang dibuat otomatis ketika menambahkan domain.
  • Redirects to – Di sini Anda dapat melihat kemana addon domain diarahkan. Jika Anda tidak meredirectnya maka akan terlihat not redirected. Anda dapat mengatur redirect dari addon domain tersebut dengan menekan Manage Redirection yang ada di sebelah kanan. Setelah itu, Anda akan diarahkan ke halaman baru yang memungkinkan Anda untuk mengatur tujuan redirect untuk addon domain:
  • Actions – Pilihan untuk menghapus addon domain.

Kesimpulan

Pada tutorial ini Anda telah belajar cara menambahkan domain di cPanel menggunakan fitur Addon Domains. Ini berguna untuk Anda yang memiliki domain lebih dari satu. Anda bisa mengunggah file website ke dalam subfolder dari addon domain. Supaya addon domain dapat berjalan dengan baik, pastikan pengaturan nameserver dari hosting Anda sudah dilakukan pada domain panel.

Apabila Anda menggunakan domain dari Niagahoster, silakan ikuti tutorial berikut ini. Semisal Anda tidak mengetahui detail nameserver dari hosting yang Anda gunakan, silakan hubungi layanan penyedia web hosting terbaik Anda.

Domain Murah Mulai dari 14rb

Waryanto

Technical Content Writer, Menyukai dunia Technical IT, Digital Marketing & Travel Blogging. Suka berbagi hal baru yang bermanfaat bagi orang lain.

SHARE
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
PUBLISHED BY
Waryanto
 

RECENT POSTS

20 Tema WordPress Premium Indonesia Terbaik [Edisi 2020]

Setelah melihat judul di atas, apakah Anda bertanya-tanya: “kenapa harus membeli tema WordPress premium Indonesia kalau ada ribuan tema gratis…

48 mins ago

Core Web Vitals: Pengenalan dan Panduan Optimasinya

Pada 28 Mei 2020 lalu, Google mengumumkan bahwa raksasa mesin pencarian tersebut akan menggunakan faktor ranking baru. Variabel yang dimaksud…

3 hours ago

Bagaimana Mengatasi Error WordPress 501 Not Implemented?

Sebagai pemilik website WordPress, tentu menyebalkan jika mendapati halaman website Anda muncul dengan HTTP error message, salah satunya 501 not…

1 day ago

Apa itu Tags di WordPress? Manfaat dan Cara Menggunakannya

Apa itu tags WordPress? Tags adalah salah satu fitur WordPress yang digunakan untuk mengelompokkan postingan Anda. Setiap postingan bisa terdiri…

1 day ago

Apa Itu Guerilla Marketing? Bagaimana Menerapkannya ke Bisnis?

Ada begitu banyak strategi marketing yang bisa Anda gunakan untuk meningkatkan penjualan. Mulai dari sosial media marketing, konten marketing email…

2 days ago

Meeting Online? Gunakan Aplikasi Video Conference Terbaik Ini!

Anda sedang mencari aplikasi video untuk meeting online? Sebenarnya ada banyak aplikasi bisa Anda pakai. Namun, setiap aplikasi punya fitur…

2 days ago

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PEMAKAIAN FONT FONT KHUSUS UNTUK SIMBOL SIMBOL NOTASI ANGKA LAGU

  PEMAKAIAN FONT FONT KHUSUS UNTUK SIMBOL SIMBOL NOTASI ANGKA LAGU Bagaimana kalau di dalam applikasi pertitur notasi angka dibuatkan sistem teks dengan memakai font parnumstion untuk membuat simbol simbol pada notasi angka lagu Menggunakan font khusus seperti **Parnumstion** untuk membuat simbol-simbol pada notasi angka dalam aplikasi pertitur dapat menjadi solusi yang elegan untuk menampilkan simbol notasi secara visual menarik dan konsisten. Berikut adalah langkah-langkah umum yang dapat kamu lakukan untuk mengimplementasikan sistem teks dengan font ini dalam aplikasi Python, khususnya jika kamu menggunakan tkinter: ### Langkah-langkah Implementasi: 1. **Pastikan Font Tersedia:**    - Unduh dan instal font **Parnumstion** pada sistem yang akan menjalankan aplikasi. Font ini harus diinstal agar bisa digunakan oleh aplikasi tkinter.    - Kamu dapat menempatkan file font (biasanya dengan ekstensi `.ttf`) di folder aplikasi atau menginstalnya secara manual di sis...

Cara Membuat Config HTTP Custom

  Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer KANGARIF.NET × Beranda   /  android   /  internet gratis Cara Membuat Config HTTP Custom Oleh bustami    12/13/2020    15 komentar Di artikel kali ini saya akan membagikan tutorial bagaimana  cara membuat config HTTP Custom . Daftar isi 1  Apa itu HTTP Custom ? 2  Apa itu Config HTTP Custom ? 3  Cara Membuat Config HTTP Custom 3.1  Membuat Config HTTP Custom dengan Metode SSL/SNI 4  Penutup Apa itu HTTP Custom ? HTTP Custom  adalah sebuah aplikasi Android yang saat ini banyak dipakai oleh para pecinta internet gratis (gretonger). Kepopuleran aplikasi ini bisa dibilang sebanding atau bahkan lebih bila dibandingkan dengan aplikasi sejenis yang lebih dulu populer, yaitu HTTP Injector. Saat ini HTTP Custom banyak dipakai untuk mengubah kuota internet tertentu dari operator seluler menjadi bisa digunakan untuk semua aplikasi. Seperti misalnya yang saat ini sed...

Error “ Unable To Locate Package ”

  CadeMedia Media Informasi Terbaru 2023 8 Cara Mengatasi “Tidak Dapat Menemukan Paket Termux” di HP Android TERAKHIR DIPERBARUI 16 SEPTEMBER 2023 Error “  Unable To Locate Package  ” adalah masalah yang sering dialami oleh pengguna Termux. Ini terjadi ketika Termux tidak dapat menemukan  paket  yang hendak diinstal. Salah satu contohnya ketika Anda mencoba menginstal  paket  seperti git. Termux adalah aplikasi terminal  emulator  dan  environment  berbasis Linux untuk perangkat Android. Sehingga pengguna dapat menjalankan perintah dan aplikasi Linux tanpa perlu akses  root  atau mengutak-atik sistem Android. Nah, arti dari  tidak dapat menemukan paket  adalah Termux tidak dapat menemukan lokasi atau keberadaan  paket  ingin Anda  install  . Pada artikel kali ini CadeMedia bahas tuntas, penyebab hingga cara mengatasi pesan  error  pada Termux yang sering muncul. Simak penjelasan di b...